GoldenLovers, Kisah cinta, Duke dan Duchess of Cambridge, Pangeran William dan Kate Middleton, sarat dengan kenangan manis dan menyentuh, mulai dari pertemuan pertama, hari pertunangan, pernikahan megah, dan momentum kelahiran ketiga anak mereka.

Pada hari Senin (23/4/18) kemarin, Kate dan Pangeran William memperkenalkan putra ketiga mereka yang lahir melalui persalinan normal.

Selain animo dan suka cita rakyat yang berbahagia dengan kelahiran sang pewaris kelima tahta Kerajaan Inggris, tidak ada yang terlalu istimewa dengan momen tersebut, bahkan Kate dan Pangeran William terlihat begitu normal.

Setidaknya begitulah kesimpulan dari seorang pakar bahasa tubuh, Patti Wood.

"Jika Anda melihat sekilas pandang pada foto-foto mereka (Kate dan Pangeran William) saat memperkenalkan sang bayi, Anda mungkin tidak menyangka bahwa mereka adalah anggota kerajaan," jelas Wood yang juga menulis buku bertajuk SNAP: Making the Most of FirstImpressions, Body Language, and Charisma, seperti dinukil Woman's Day.

Pangeran William dan Kate, kata Wood, bersikap layaknya orang tua pada umumnya yang merasa bahagia atas kehadiran bayi mereka. Keduanya terlihat saling melempar senyum dan tatapan mata yang hangat.

Menurut Wood, sikap nyaman yang demikian tidak terlihat saat momen kelahiran putra mahkota pertama, Pangeran George, lima tahun lalu.

Wood mengungkapkan bahwa ketika Kate menggendong Pangeran George di depan rumah sakit, St Mary, dia terlihat gugup dan kaku.

"Kaki Kate nyaris menempel ketika dia berdiri di tangga rumah sakit. Ini menandakan bahwa dia sedang merasa gugup untuk berdiri di sana menghadap kerumunan orang. Namun, tangan Pangeran William dan Kate tampak santai tetapi gestur tubuh, seperti, kaki dan senyum yang dipaksakan, mengindikasikan tekanan dan merasa tegang terhadap momen tersebut," urai Wood.

Dua tahun kemudian, pada hari kelahiran Putri Charlotte, pasangan Kerajaan Inggris ini memperlihatkan bahasa tubuh yang berbeda.

Wood mengatakan, mereka tampak lebih santai dan bisa menguasai keadaan hiruk pikuk saat memperkenalkan sang buah hati perempuan di depan sejumlah rakyat Inggris yang telah menunggu di depan rumah sakit yang sama.

"Kate menggendong Putri Charlotte dengan jari jemari mengunci ke arah dalam. Ini secara tak langsung Kate mengatakan bahwa hari ini adalah hari berbahagia keluarga kecil mereka, hari ini milik mereka," jelasnya.

BACA JUGA:

Selanjutnya, pada hari kelahiran bayi ketiga yang belum diberikan nama tersebut, Kate dan Pangeran William justru terlihat benar-benar kasual dan tidak merasa tertekan. Keduanya terlihat sangat menikmati perhatian dan sorotan kamera yang tertuju kepada mereka.

"Hal menarik mengenai Kate dan Pangeran William, dari semua foto yang saya lihat, pasangan ini selalu memberikan perhatian penuh satu sama lain," katanya.

"Mereka seperti berbicara bahwa momen ini (kelahiran bayi ketiga) adalah 100 persen tentang kehadiran anggota keluarga baru, bukan soal fotografer, dan sebagainya," sebutnya.

Susan Constantine, pakar perilaku manusia dan penulis The Complet Idiot's Guide to Reading BodyLanguage, setuju dengan penjelasan Wood tersebut.

Berdiri di depan banyak orang dan fotografer, menurut Constantine, bisa memicu perasaan tidak nyaman, gugup, dan kikuk. Namun, sikap tersebut tidak terlihat pada Pangeran William dan Kate di hari kelahiran sang putra ketiga.

"Bahkan, saat momen seperti itu, mereka terlihat benar-benar santai, terutama saat mata mereka bertemu pandang," jelas Constantine kepada Goodhousekeeping.com.

Kasih sayang dan kepedulian yang ditujukan oleh pasangan kerajaan ini, kata dia, sangat nyata dan tidak buatan demi pencitraan semata.

Pasalnya, dia mempelajari bahasa tubuh Kate dan Pangeran William semenjak kelahiran anak pertama. Keduanya mungkin saja gugup tetapi merasa nyaman dengan keberadaan masing-masing.

"Bagian tubuh mereka saling bersandaran. Gaya Kate menggendong bayi dengan kedua tangannya, sepertinya dia memang mempersembahkan sang buah hati kepada pangerannya," urainya.

Langkah kaki yang saling beriringan kala menuju mobil, sebut Constantine, merefleksikan bahwa Kate dan Pangeran William berada dalam satu irama yang sama.

Selain itu, posisi tangan Pangeran William yang diletakkan pada punggung bagian atas Kate adalah bahasa tubuh paling manis karena memiliki arti perlindungan.

"Bisa jadi, Pangeran William melindungi Kate karena saat itu sang istri mengenakan sepatu tumit tinggi dan akan menaiki tangga untuk kembali ke dalam rumah sakit," jelasnya.

Salah satu yang menarik perhatian Constantine adalah salah satu foto Kate dan bayi barunya, saat keduanya menyentuh dagu masing-masing.

Momen tersebut, kata dia, tampaknya tidak sengaja, tetapi memiliki arti bahwa sang ibu dan bayi berada dalam satu perasaan yang sama.