GoldenLovers, Berminat untuk melanjutkan studi? Anda bisa melirik program beasiswa magister dan doktoral dari Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan (LPDP). Pasalnya, tahun ini, LPDP akan memberikan beasiswa S2 dan S3 untuk 4.000 orang yang ingin berkuliah di perguruan tinggi dalam negeri atau luar negeri.

LPDP memberikan beasiswa reguler, beasiswa disertasi, beasiswa dokter spesialis, beasiswa unggulan dosen Indonesia (BUDI) dan program co-funding, yaitu penerima beasiswa akan bersama-sama membiayai pendidikannya dengan LPDP.

Ada juga ada beasiswa afirmasi khusus untuk penduduk di daerah tertinggal, alumni penerima beasiswa Bidikmisi berprestasi, berprestasi dalam bidang olahraga, seni, budaya, dan keagamaan, berprestasi dalam olimpiade sains, lulusan pondok pesantren, penyandang disabilitas, hingga profesi PNS, TNI, atau POLRI.

BACA JUGA:

Menurut Astera Primanto Bhakti, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama LPDP, penerimaan beasiswa tahun ini akan dibagi menjadi 2.600 penerima dengan tujuan universitas di dalam negeri dan 1.400 penerima untuk beasiswa di kampus luar negeri.

"Jurusan atau bidang studi yang diambil diarahkan yang mendukung sektor prioritas pembangunan nasional seperti energi, pangan, pengelolaan sumber daya alam, maritim atau kelautan, pariwisata, ekonomi daerah, inovasi dan teknologi, serta pendidikan dan kesehatan," ujar Astera kepada Liputan6.com.

Anda yang berminat mengikuti program beasiswa LPDP 2018, berikut jadwal lengkapnya mulai dari pendaftaran hingga pengumuman hasil seleksi:

Tahap I : Dalam Negeri

Program beasiswa reguler, beasiswa dokter spesialis, dan beasiswa afirmasi (kecuali beasiswa santri, BIT, dan BUDI).

  • Pembukaan pendaftaran: 7 Mei 2018
  • Penyerahan dokumen: 7 Mei -8 Juni 2018
  • Penutupan pendaftaran : 8 Juni 2018
  • Pengumuman hasil seleksi administrasi : 29 Juni 2018
  • Seleksi berbasis komputer : 9-25 Juli 2018 (jadwal menyesuaikan)
  • Penetapan hasil seleksi berbasis komputer : 31 Juli 2018
  • Seleksi substansi : 13 Agustus - 7 September 2018
  • Pengumuman hasil seleksi substansi : 14 September 2018

Tahap II : Luar Negeri

Program beasiswa reguler, beasiswa dokter spesialis, dan beasiswa afirmasi (untuk beasiswa santri universitas luar dan dalam negeri).

  • Pembukaan pendaftaran: 2 Juli 2018
  • Penyerahan dokumen: 2 Juli- 21 September 2018
  • Penutupan pendaftaran : 21 September 2018
  • Pengumuman hasil seleksi administrasi :12 Oktober 2018
  • Seleksi berbasis komputer : 22 Oktober - 12 November 2018 (jadwal menyesuaikan)
  • Penetapan hasil seleksi berbasis komputer : 17 November 2018
  • Seleksi substansi : 26 November - 22 Desember 2018
  • Pengumuman hasil seleksi substansi : 28 Desember 2018

Beasiswa disertasi periode I

  • Pembukaan pendaftaran : 7 Mei 2018
  • Penyerahan dokumen : 7 Mei -8 Juni 2018
  • Penutupan pendaftaran : 8 Juni 2018
  • Seleksi desk evaluation : 13 Agustus - 7 September 2018
  • Pengumuman hasil seleksi hasil desk evaluation : 14 September 2018

Beasiswa disertasi periode II

  • Pembukaan pendaftaran : 9 Juni 2018
  • Penyerahan dokumen : 9 Juni - 21 September 2018
  • Penutupan pendaftaran : 21 September 2018
  • Seleksi desk evaluation : 26 November - 22 Desember 2018
  • Pengumuman hasil seleksi hasil desk evaluation : 28 Desember 2018

Mengenal beasiswa LPDP

Mungkin Anda masih asing dengan nama beasiswa LPDP. Program ini adalah program beasiswa yang dibiayai oleh pemerintah Indonesia. Prosedur penerimaan beasiswa LPDP dimulai dari pendaftaran dengan mengisi formulir secara daring di laman resmi LPDP, seleksi administrasi, seleksi assessment online, seleksi wawancara, leaderless group discussion, dan on the spot essay writing.

Dari seluruh tahap seleksi, peserta akan mengerjakan beberapa esai, yaitu Kontribusiku Bagi Indonesia, Rencana Karier dan Pengabdian. Jika berhasil mendapatkan beasiswa ini, maka Anda tinggal mempersiapkan diri untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi yang dipilih.

Penerima beasiswa akan mendapatkan biaya pendidikan gratis, tunjangan untuk membeli buku, biaya penelitian, seminar atau konferensi atau lomba bertaraf internasional, juga transportasi dari asal domisili ke perguruan tinggi tujuan. Selain itu, penerima beasiswa akan mendapatkan asuransi kesehatan, visa atau resident permit, uang saku bulanan, dan tunjangan keluarga khusus doktoral.

Usai melanjutkan studi, penerima beasiswa wajib mengabdi untuk kepentingan Bangsa Indonesia. Direktur Utama LPDP, Eko Prasetyo, mengatakan bahwa mereka yang sudah menyelesaikan studinya diminta untuk kembali ke Indonesia dan berkontribusi sesuai bidang keilmuan.

Wakil Presiden Indonesia, Jusuf Kalla, juga pernah mengatakan bahwa penerima beasiswa LPDP memiliki utang moral kepada negara dan masyarakat karena telah membiayai pendidikan mereka.